Beam: Kembalinya Viyan Si Pembalap - Hayyi Ze
Angin malam berhembus kencang, tak lupa dengan suhu yang sangat dingin di tengah malam. Angin …
Angin malam berhembus kencang, tak lupa dengan suhu yang sangat dingin di tengah malam. Angin …
"Selamat jalan, Nek..." ucapnya lirih terbata. Tetangga-tetangga yang ikut barisan,…
"Wanita gi la itu berani melambai pada pas*ukan mu*suhku, itu berarti dia pengkhia*nat ya…
Bab 20: Pusaka Penentu “Mas Zyan, itu… itu tadi apa? Kau… kau bilang kau Zyan Putra anak siapa…
"Kamu belum selesai juga sayang…?” tanya Gena sambil menutup map di hadapannya. “Ada Oper…